
AGENDA BUDAYA TAHUNAN
RUWAH DESO DESA ADAT SENDI
setiap bulan ruwah dalam setahun. kami di Desa Adat Sendi menyelenggarakan ungkapan rasa syukur dari keberkahan alam semesta kepada Tuhan Tang Maha Kuasa atas rahmat dan kuasanya, melimpahi keselamatan, kesehatan, seger kuwarasan, rezeki, kerukunan, kedamaian dan semua kebaikannya...
selain kami mendoakan para leluhur, pejuang yang menddahului kami semua kembali pada jalan punagnya pada alam kebadian. semoga semua langgeng dalam damai dan penuh keberkahan..
Rahayu, rahayu, rahayu, sagung dumadi....
![]() | ![]() | ![]() |
|---|---|---|
![]() | ![]() | ![]() |
![]() |
RITUAL PUTHUK KURSI
pada jejaknya. itu adalah Tanah Tertinggi yang ada Di Desa Adat Sendi. Kawasan paling sakral seagai penanda atas jejak asal-usul yang di wariskan para leluhur Desa Adat Sendi.
petilasan para pemangku cerita yang membuat terhubung generasi hidup masa sekarang dengan jejak masa lalunya. sejatinya Dia adalah titik persilangan antara Singorasi dan Majapahit. juga persilangan Gunung Kampud (sekarang ; kelud) dengan Gunung Pwitra (sekarang Penanggungan).
disinilah seluruh adab dan tata krama tentang penghargaan yang senantiasa di rawat dan menjadi acara pemuka maupun penutup setiap tahun ketiak MERAWAT dan MERUWAT Desa Adat Sendi.
KIRAB BUDAYA SENDI
sebuah peristiwa Berterimakasih pada Ibu Bumi, Bopo Angkasa. Ungkulono pasaran Limo, nerimo ing pandum hasil bumi dan karaharjan Tlatah Gemah Ripah Loh Jinawi ...
NGANGSU BANYU WARAS
sejak dulu mata air Kucur Tabut ini di kenal sebagai Sumber Panguripan. yang di rawat dan di ruwat, baik secara lahir maupun batin. yang menghubungkan spirit manusia dan alam benar-benar menyatu...
SANGGAR PAMUJO BROTO
Bahwa manusia di karunia alam semesta dan kelimpahannya. maka mengenal bahasaa jiwa dan tidak hanya pikiran. membatasi nafsu mempengaruhi untuk bertindak serakah. salah satu caranya adalah dengan selalu eling...
eling marang apa...? eling marang sing Nyiptakno, Eling Marang Gusti Kang Moho Kuwoso, Eling sangkan Paraning Dumadi. manungso mung sakmadyo, ngejowantah titah lumapmah ngabekti marang Gusti Murbeng Dumadi..
akal tanpa hati itu kering, jiwa tanpa rasa itu tertidur, rasa mengenal hidup sejati adalah wajibnya manusia hidup....
Rahayu, Rahayu, Rahayu..... Sagung Dumadi







